Federasi Data
Federasi Data merujuk pada metode mengakses dan mengquery data yang terletak di berbagai sistem yang berbeda seolah-olah itu adalah sumber data tunggal yang terpadu.
Definisi
Federasi Data adalah teknik integrasi virtual yang menciptakan lapisan akses yang disatukan di atas sumber data yang tersebar, memungkinkan pengguna dan aplikasi untuk mengquery data di berbagai sistem tanpa secara fisik memindahkan atau mengkonsolidasikannya ke satu repositori. Teknik ini menggunakan lapisan runtime atau virtualisasi untuk menerjemahkan dan mengarahkan query ke sumber data yang mendasar, kemudian menggabungkan hasilnya secara real-time, memberikan kesan sebagai satu dataset. Pendekatan ini menghindari duplikasi data dan mempermudah akses ke data yang heterogen yang tersebar di database, gudang data, dan penyimpanan awan. Dengan mengabstraksi sistem yang mendasar, federasi data memungkinkan wawasan real-time dan mengurangi kompleksitas operasional dari metode integrasi data tradisional. Teknik ini banyak digunakan dalam lingkungan di mana silo data dan teknologi penyimpanan yang beragam saling berdampingan.
Kelebihan
- Memungkinkan pengambilan data yang terpadu dari berbagai sumber data yang berbeda tanpa mengonsolidasikan data.
- Mengurangi duplikasi data dan beban penyimpanan dengan menghindari konsolidasi fisik.
- Menyediakan akses real-time ke data yang terkini tanpa latensi dari ETL batch.
- Mempermudah akses data untuk alat analitik dan BI dengan menampilkan satu pandangan logis.
- Mempertahankan otonomi sistem sumber sambil memungkinkan akses terintegrasi.
Kekurangan
- Kinerja bisa terbatas oleh sumber data yang paling lambat selama query terdistribusi.
- Penerjemahan query yang kompleks dan logika federasi dapat meningkatkan beban sistem.
- Tidak secara fisik mengonsolidasikan data, yang mungkin diperlukan untuk beberapa beban kerja analitik.
- Keamanan dan tata kelola harus dikelola di berbagai sistem, menambah kompleksitas.
- Memerlukan metadata dan pemetaan skema yang konsisten untuk federasi yang efektif.
Kasus Penggunaan
- Mengakses data pelanggan, produk, dan transaksi dari berbagai sistem untuk laporan yang terpadu.
- Mendukung dashboard BI yang membutuhkan pandangan real-time di berbagai penyimpanan data yang heterogen.
- Mengintegrasikan data dari database on-premises dan cloud tanpa ETL.
- Menyediakan lapisan data virtual untuk aplikasi analitik dan AI.
- Memungkinkan akses terpadu untuk sistem tata kelola data dan katalog di berbagai repositori.